Pages

Subscribe:

Kamis, 12 November 2015


MY
AUTOBIOGRAPHY              #Find Your Discovery J                                                                              AbdulRahman Nst
                                                XI PA I Fds


12 Juli 1998
           Mentari sudah tenggelam diufuk barat, senja merah jingga menyelimuti alam katulistiwa.Sepertinya mentari telah lelap,  pulihkan tenaga untuk  sinari bumi esoknya.Suara jangkrik yang mengerik, menghiasi peristiwa malam itu.Tegang tetapi sunyi mencekam, sang bunda bersiap terima titipan dari sang pencipta.Ya Tgl 12 Juli tahun 98 saat krisis ekonomi melanda ,merupakan perisiwa haru bahagia.Seorang anak dengan berat 4,7 kilogram, dengan tinggi 35 cm tengah berjuang  untuk menjadi 1 dari sekianjuta populasi anak bangsa di negeri yang berfalsafah pancasila ini.Allahu akbar bapak terus mengucapkan tahmid , tasbih, dan tahlil harapkan pertolongannya, Allah yang maha berkehendak untuk lancarkan proses ini.Bunda, tak terkira sakit yang ia rasa.Tak terkira keringat yang telah keluar dari tubuhnya.Ibu bidan yang berjasa, ambil andil dan menangani proses persalinan.Keluarga ketar ketir menunggu dan  tetap setia menunggu.Tepat tengah malam , Anak itu pun lahir setelah melalui perjalanan panjang 9 bulan 10 hari untuk tunaikan kewajibannya di bumi.Oek ,hik, hik ekhik,hik, dia menangis, sangat haru.Bunda tak kuasa, bercucuran air matanya.Bapak yang tangkas dan perkasa pun tak kuasa menahan air mata bahagia.Berlinang air matanya, menetes , setetes demi setetes.Abdul Rahman, nama yang di sematkan padanya.Seorang hamba yang di harapkan dapat menebar kasih dan sayang sesuai dengan ar-rahman yang di sandangkan di belakang namanya.Anak bungsu dari 3 bersaudara.Ya itu diriku harapan orangtuaku , bakti ku kupersembahkan untuk agama dan bangsaku.


                      
Masa Kecidan Taman kanak-kanak
         Samar , tak jelas lagi aku mengingat masa kecil ku yang kuanggap sangatlah bahagia.Bermain bersama orangtuaku layaknya anak batita dan balita lainnya.Jl.Tanobato Gg Damai II No 1 dusunku.Tempat ku menapakkan kaki- kaki kecilku.Kali ini  aku mengingat sangat jelas bunda memapahku, membingbing selangkah demi selangkah.Terkadang aku jatuh, mereka dengan sigap memegang erat tubuhku.Ku sangat mengingat mereka tertawa riang saat aku terjatuh, heran memang, keimutan dan tingkah lucuku mungkin menjadi penyebabnya , sangat indah.Tahun 2004 aku memasuki dunia pendidikan pertama ku yaitu taman kanak-kanak.TK abasyiah I menjadi pilihan orangtuaku.Jujur aku masih mengingat, masa taman kanak-kanak sangatlah mengasyikkan.Bermain dan belajar bersama teman-teman ku, dan guru yang selalu mengawasi kami.Lembut dan halus bak bidadari menempah diriku.Saat taman kanak-kanak aku termasuk murid yang aktif dan berprestasi.Lomba menari tradisional, bernyanyi,dan bermain piano pernah ku juarai.Saat taman kanak-kanak aku sangat dekat dengan seorang supir jemputan kami setiap hari.Memang ku telah melupakan namanya, tapi wajahnya masih sangat jelas di ingatankau hinggia kini,tak tahu dimana beliau berada.Kurang lebih setahun menjalani masa ini.Hanya kebahagiaan yang terkenang saat itu.Indah sekali.
Sekolah Dasar 2005
        2005 tepatnya ku memasuki Sekolah dasar yang merupakan jenjang selanjutnya yang menjadi penjelajahanku.Orangtuaku memilih SD 26, SD teladan sapaan umumnya. Ini merupakan penjelajahan yang sangat penting buatku, karena tempat pertama terbentuknya daya intelektualku.Disini banyak sekali pengalaman berharga yang kudapatkan.Aku juga masih sangat mengingat ketika kelas 1A aku meraih juara satu.Tidak salah lagi aku meraihnya dua kali berturut-turut.Tak terbendung saat itu, rasa bahagia yang kurasakan.Orangtua ku juga menyaksikan, buah hati mereka yang mulai asyik dengan dunia barunya.Kuberanjak menyelusuri penjelajahanku kelas 2,3,4 ku lalui dengan baik.Saat kelas 5 merupakan pengalaman yang buruk bagiku.Nilaiku sangatlah tidak enak dipandang mata, ya ada tinta merah yang mewarnainya.Aku tidak tuntas di beberapa mata pelajaran.Masih jelas orangtuaku memarahi ku, mungkin pantas bagiku menerimanya, karena kesalahanku yang sudah mulai mengenal warung internet yang membuat ku terlena.Tetapi dengan nasehat dan wejangan-wejangan yang diberikan orangtua, guru dan teman-teman,Ku mulai bangkit.Kubulatkan tekadku untuk belajar keras dan serius.Karena kali ini aku berada di kelas 6.Ujian akhir sekolah, ujian nasional terus membayang.Semakin dekat mengahampiri.Saat itu aku mempersiapkan diriku dengan matang dan tidak berkompromi dengan nilai yang jelek.Benar saja dengan pertolongan Allah aku mendapatkan nila 27 dalam STTB ku.Hampir sempurna.Sangat indah
Sekolah Menengah Pertama 2010
         2010 merupakan tahun dimana diriku memasuki dunia yang membuat ku mungkin akan sedikit sibuk.Ya SMP , atas pilihanku sendiri aku memilih untuk melanjutkan penjelajahanku di SMP S Nurul Ilmi Padangsidimpuan.Salah satu sekolah terbaik di kota yang dijuluki kota salak ini.Berkas formulir pendaftaran ku persiapkan satu persatu, kutatah rapi dan kumasukkan ke map merah jambu yang menjadi baju bagi salah satu penentu masa depanku.Diriku dan orangtua pergi bergegas menuju SMP S Nurul Ilmi Padangsidimpuan untuk mendaftar sebagai salah satu bakal calon sisiwa di sekolah tersebut.Setahap demi setehap ku lewati semua ujian atau tes yang diberikan dengan baik.Pengumuman pun tiba betapa bangganya diriku menjadi salah satu pendafatar yang lolos.Aku masih ingat banyak pendaftar lain yang tidak lolos, dan dirundung sedih yang amat mendalam menurutku.Hari pertama merupakan hari yang spesial, karena identik dengan kegiatan MOS bagi siswa baru.Aku mengikuti segala runtutan acara.Belajar PBB, bermain games menjadi kumpulan titik warna-warni yang menghiasi hari itu.Menurutku  saat di SMP, disinilah diriku mulai mengenal apa yang di namakan cita-cita,masa depan,visi,misi,tujuan hidup dan segalanya yang berhubungan dengan itu.Walaupun  pemikiranku masih lah sangat mirip denga sifat dasar daun talas.aku tidak malu mengungkapkan segala keinginanku.Seperti seorang calon pemimpin yang mencoba meyakinkan para pemilih untuk memilihnya.Diriku dengan lantang bergelagak seperti itu.Disini juga aku mengenal apa yang dinamakan ukhwah islamiyah.Ya, persaudaraan umat islam.Diriku di ajarkan bahwa umat islam adalah bagai satu tubuh dimana apabila salah satu bagian dari tubuh itu sakit, maka sakit lah semuanya.Masyaallah suatu kutipan hadist yang singkat, tapi punya makna mendalam yang menjadi pemersatu umat.Di sini juga aku mengenal, betapa pentinganya sopan santun, betapa indahnya tutur sapa, betapa nikmatnya hati menikmati nutrisi salam yang dilontarkan setiap hari.Pada saat SMP aku lumayan akrab dengan salah satu ustaz yang masuk ke kelasku pada saat itu.Beliau bernama ustaz Ali nafiyah.Parasnya tampan, pertanda karamah yang allah limpahkan di wajahnya.Berwibawa tetapi humoris menjadi suatu simfoni karakter yang sangat melekat kuat pada diri beliau.Salah satu pelantun ayat suci al-quran yang pernah menjuarai berbagai tingkat MTQ di negeri ini.Membuat ku begitu mengaguminya.Dia juga menjadi salah guru yang membentuk karekaterku,mengajarkan ku pentinganya ilmu agama,mengajarkan untuk tidak sombong,dan akhlakul mahmudah lainnya.Diriku sangat beruntung pernah melalui masa ini.Suatu tahap dalam hidupku yang tak pernah ku lupakan.



Sekolah menengah atas 2013
           Saat tahun 2013 karena kecintaanku terhadap SMP ku , aku tak ingin jauh-jauh melangkah,tak ingin jauh-jauh berpijak, kubulatkan tekad, kukukuhkan niat tuk kembali menimba ilmu di SMA S Nurul Ilmi Padangsidimpuan.Disinilah pemikiran ku tentang apa itu masa depan semakin jelas, aku telah menemukan apa yang dinamakan passion , ku sangat bergairah.Tak ingin rasanya ku menyiakan-nyiakan masa ini.Pada saat SMA ini aku telah menjuarai berbagai bidang lomba.Mulai dari karya ilmiah nasional,juara umum,juara satu OSN kota dan berbagai prestasi yang ingin kurangkai lagi.Aku terkadang heran bagaimana diriku melakukan semua itu.dan pada suatu waktu aku menemukan jawabannya.Aku ingin menuliskan itu di sini , yang mungkin pada suatu saat nanti ada sedikit orang yang membacanya dan dapat mengambil ibrah darinya.Orang tua terutama ibu, selalu menancapkan dalam hatiku satu kalimat indah sarat makna yang tak pernah ia lupa untuk mengatakannya kepada ku.Kalimat itu adalah Laahaulawalaakuwwataillabillahhilaliyilajiim artinya “tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan mu ya allah’’. Menurutku kalimat ini sangat gila.Dia dimiliki oleh suatu zat yang tak ada duanya.Zat yang paling pantas di jadikan sesembahan, zat yang paling pantas di mintai pertolongan.Dari kalimat itu , aku mendapat suatu sikap optimis tinggi , dan kepercayaan sepenuhnya terhadap pemilik kalimat tersebut.Menyadari begitu lemahnya aku, begitu bodohnya aku, begitu tidak dipandangnya aku , begitu tidak mempunyai apa-apa aku, kecuali dengan kehendaknya.Dari kalimat itu aku tahu statusku sebagai hamba, dari kalimat itu aku tahu statusnya sebagai sang pencipta.Di saat SMA aku sangat menyukai pelajaran “Ekonomi” suatu disiplin ilmu yang membuat diriku penasaran , membuatku ingin memilikinya.Dan pada akhirnya aku memutuskun untuk memusatkan perhatianku padanya.Pada saat aku kelas X aku mengikuti seleksi OSN eknomi di sekolahku.Melalui beberapa tes panjang dan bibimbingan dari ibu Maslilan, aku ikhirnya menjadi salah satu utusan dari sekolahku menemani kakanda Hotsawadi  untuk betempur di kota.Tak kusangka allah memberikan ku hadiah yang sangat indah aku meraih juara pertama saat itu.Karena peristiwa itu aku lebih menguatkan diriku untuk lebih mendalami tentang ekonomi ini.Disini juga aku ingin menceritakan indahnya perencanaan allah pada saat aku masuk sebagai salah satu finalis lomba paper statistika nasional yang diakan oleh STIS jakarta timur.Bicara tentang STIS hal yang pertama yang pasti kita fikirkan adalah statistika dan matematika.Walaupun masih relevan dengan ekonomi, aku tidak begitu menyukainya.Karena sangat membosankan menurutku.Tapi orangtua ku sangatlah menginginkanku diriku utnuk menjadi seseorang yang memiliki penghasilan tetap.Ya , aku juga tidak naif aku juga ingin memiliki pengahasilan tetap dab bekerja pada instansi kedinasan yang di inginkan oleh orangtuaku.Tetapi dilain hal , itu bukanlah keinginanku.Pendek cerita setelah beberapa waktu , abangku yang berkuliah di USU mengirimkan suatu formulir lomba karya ilmiah yang diadakan oleh STIS.Aku cukup tertarik karena tema yang di sajikan berkaitan dengan ekonomi ,pada saat itu tentang kenaikan harga BBM terhadpa aspek sosial.Aku mulai menyusun karya ilmiah tersebut, dengan rapi kupersiapkan segalanya mulai sumber referensi yang menjadi landasan argumen ku , hingga opini publik tentang masalah tersebut.Lalu aku mengirimkan naskahku lewat JNE salah satu jasa pengiriman di Indonesia.Menunggu pengumuman, merupakan hal yang sangat menegangkan.Tapi akhirnya pada saat itu diriku masuk sebagai salah satu 10 finalis terbaik se Indonesia.Subuhanallah
#Saat ISCO 2015
CIMG0009.JPG

#Saat OSN
14059_802012476531745_4292814625819217000_n.jpg
    Aku berharap dengan semua pencapaianku, lebih mendekatkan diriku padanya ya Allah zat yang maha mengetahui dan berkuasa atas segala sesuatu.Aku mempunyai runtutan cita –cita yang akan aku tuliskan di akhir tulisan ini.
My passion and expectation
*Juara umum kelas XI
*Juara OSN ekonomi tingkat kota dan meraih medali emas di Palembang tahun 2016
*Setelah lulus SMA ingin melanjutkan ke LSE the London school of economic and political science
*Dapat terus membahagiakan orang tua
*Berbakti kepada agama dan negara
*Ingin membeli Nurul Ilmi dan membangun Nurul Ilmi yang lebih baik
*Ingin membangun toko buku gratis
*Umur 25 aku sudah menikah
*Umur 30 – 35 sudah naik haji bersama orangtua dan keluarga
*Masuk surga

45 komentar:

Issyafira mengatakan...

Wah keren (y). Nama ku gadak tercantum tapi wkwk :D udah bisa ikut lomba cerpen ato novel. Semangat!!!

Unknown mengatakan...

maaf vroh lupa

Unknown mengatakan...

menarik

Issyafira mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Issyafira mengatakan...

Haha gapapa

Darmansyah Matondang mengatakan...

sungguh cerita yang sangat membuatku terharu.
cenggggggoooookkkkkk!!!!!

Unknown mengatakan...

Keren banget aku ngefans

Unknown mengatakan...

oke

Unknown mengatakan...

Memang bah tiada duanya wkwk

Ikhwan haris mengatakan...

Terharu kwan

Unknown mengatakan...

Ceritanya bagus sekalii

Unknown mengatakan...

Menarik. Keren

Unknown mengatakan...

oke

Unknown mengatakan...

oke

Unknown mengatakan...

oke

Unknown mengatakan...

oke

Unknown mengatakan...

oke

Unknown mengatakan...

oke

Unknown mengatakan...

oke

Muhammad Ikhsan Maulana mengatakan...

Lumayan :D

Unknown mengatakan...

oke

Unknown mengatakan...

Bagus

Rusdah Amaliyah Tamin mengatakan...

Nice

Unknown mengatakan...

oke

Nadhilah Alya Afifah mengatakan...

Seepp ...

Unknown mengatakan...

oke

Unknown mengatakan...

oke

mursalsiregar mengatakan...

keren banget terharu aku ngefans

arkanakromi mengatakan...

keren banget aku ngefans

arkanakromi mengatakan...

keren bah

arkanakromi mengatakan...

waau keren aku ngefans

Unknown mengatakan...

Postingannya bagus :)

Muhammad Ihsan Tanjung mengatakan...

kompor gas teman

Muhammad Ihsan Tanjung mengatakan...

wow keren aku ngefans

Muhammad Ihsan Tanjung mengatakan...

kompor gas

Unknown mengatakan...

keren teman

Unknown mengatakan...

keren bange rahman

Unknown mengatakan...

keren banget man

Unknown mengatakan...

keren man

Unknown mengatakan...

keren banget man

FaruqSaleh mengatakan...

greget :v

Anonim mengatakan...

perbanyak artikelnya ya nak ...

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Unknown mengatakan...

karangan anda bagus sekali,pantas sekali me motivasi teman 2 sekalian,agar semangat dalam meraih cita2 yang akan di lalui di masa depan,semoga kita berjumpa lagi jika lau sudah tamat SMA ,berjumpa dengan anda tentunya.

Posting Komentar